Senin, 05 Mei 2014

Pilih Mana Membawa Uang Tunai, Kartu ATM atau Kartu Kredit ketika Travelling ke Luar Negeri


Pakailah uang teman-teman dengan arif dan bijaksana ketika travelling (wah kata-kata bijaknya keluar nih :-) )
Banyak diantara kita yang kalut dan khilaf ketika menggunakan fulus-nya dalam berbelanja, terutama ketika traveling ke luar negeri, entah itu karena pertimbangan pengen membeli barang-barang yang unik dan tidak ada di negeri sendiri, membeli oleh-oleh, melihat tempat wisata, membayar penginapan, untuk ongkos transportasi dan lain-lain sebagainya. Wajar sih karena pada awalnya saya juga begitu J khilaf booo.  Saking hilafnya sampai lupa saldo di rekening khusus saya untuk aktifitas traveling sudah menipis karena tidak terasa telah melakukan penarikan tunai pada mesin atm, maupun untuk pembelian barang di negeri orang tersebut.
Jika boleh berpesan, ketika teman-teman akan membeli suatu barang coba hitunglah harga yang tertera di toko dan coba hitung kurs antara mata uang Negara yang dikunjungi dengan Indonesia, apakah harganya termasuk mahal atau masih bisa ditorerir. Tapi tidak apa-apa lah sekali-kali kita membeli produk barang yang memang kita sukai meskipun harganya mahal sekalipun... asal duit nya cukup ya dan tidak mengganggu cash flow dana kita ketika travelling. Usul saya pisahkan dana khusus untuk traveling dan dana untuk kehidupan kita di dunia nyata ketika nanti kembali ke Indonesia, agar tidak bercampur sehingga tidak mengganggu cash flow keuangan kita.
Nah dalam melakukan transaksi tersebut, terkadang kita dibingungkan dalam menggunakan sarana dan alat pembayaran ketika kita melakukan transaksi di luar negeri ketika travelling berlangsung. Dalam kesempatan ini saya mencoba untuk memberikan pandangan sekilas dan pengalaman saya pribadi tentang bagaimanakah sebaiknya teman-teman menggunakan sarana/media pembayaran yang cocok dan bisa dibilang lebih murah jika sedang melakukan perjalanan ke luar negeri.

Sebelum membahas penggunaan media pembayaran yang sesuai ketika anda melakukan perjalanan ke luar negeri, ada baiknya saya informasikan terlebih dahulu penjelasan singkat tentang macam media pembayaran yang dapat digunakan. Ada beberapa media pembayaran yang sudah kita ketahui bersama, yaitu uang tunai, kartu kredit, kartu debet dan kartu ATM yang akan teman-teman gunakan untuk melakukan transaksi.
1.    Uang Tunai dalam hal ini kita harus melakukan konversi dan membeli jenis mata uang yang sesuai dengan negara yang rencana akan kita kunjungi. Belilah mata uang tersebut di tempat-tempat penukaran resmi yang memiliki harga kurs terendah. Uang tunai memiliki sifat paling mudah hilang sehingga sangat berisiko untuk membawa uang dalam jumlah besar. Jika hilang atau dicuri, artinya benar-benar tak kembali.
2.    Kartu Debet digunakan ketika teman-teman akan melakukan transaksi pembelanjaan di merchant-merchant di luar negeri. Pilihlah kartu debet yang sudah memiliki logo Visa atau Plus, sehingga dapat diterima luas di seluruh dunia. Visa diterima di lebih dari 200 Negara di seluruh dunia. Penggunaan kartu debet biasanya dikenakan potongan tertentu dan selisih kurs yang tergantung pada bank tempat anda menggunakan layanan. Biasanya ketika melakukan transaksi pembelian, visa telah melakukan konversi mata uang, namun demikian bank tempat merchant melakukan transaksi melakukan adjustment sesuai dengan kurs yang dimiliki bank tersebut.
3.    Kartu ATM, sebenarnya kartu ATM dan Debet itu berbeda, namun banyak masyarakat yang menganggap kartu ini sama. Bank Indonesia sebagai regulator dan otoritas layanan Sistem Pembayaran di Indonesia telah memberlakukan izin yang berbeda terhadap kartu ATM dan Debit. belum tentu sebuah kartu yang dikeluarkan oleh bank dapat berfungsi untuk kedua kartu sekaligus, meskipun untuk saat ini hampir seluruh kartu telah memiliki multi fungsi. Kartu ATM digunakan untuk melakukan transaksi keuangan melalui mesin ATM, sedangkan Debet digunakan untuk melakukan transaksi pembayaran tunai menggunakan kartu di merchant-merchant. Pilihlah pula kartu ATM yang sudah memiliki logo cirrus, maestro plus, visa dan master sehingga Anda dapat melakukan transaksi di mesin ATM di Negara yang rekan-rekan sedang kunjungi. Biaya penarikan tunai melalui ATM di luar negeri biasanya dikenakan potongan tertentu dari Bank tempat anda menggunakan ATM tersebut dan bank tempat kita memiliki dana di kartu ATM serta biaya selisih kurs. Penggunaan kartu ATM juga harus diperhatikan batasan penarikan tunai setiap harinya,biasanya disesuaikan dengan jenis kartu yang dimiliki rekan-rekan.
Pin yang digunakan di Indonesia terkadang sudah menggunakan pin 6 digit, sedangkan beberapa ATM di luar negeri hanya menggunakan/menerima pin 4 digit dan tidak mengandung karakter alphabet, jika demikian maka coba hubungi terlebih dahulu bank teman-teman jika PIN melebihi 4 digit dan mengandung karakter alphabet.
4.   Kartu Kredit adalah kartu yang digunakan untuk melakukan segala transaksi di toko/merchant seperti halnya kartu debet, namun dengan prinsip berhutang/dana yang anda keluarkan ditalangi oleh bank terlebih dahulu, penggunaan kartu kredit biasanya dikenakan biaya-biaya tambahan lain ketika melakukan transaksi di luar negeri, yaitu biaya selisih kurs dan biaya penggunaan merchant. Dua Principal kartu seperti Visa dan Master Card dapat digunakan pada lebih dari 200 negara. Dalam kartu kredit tertera informasi seperti Nomor kartu kredit, nama card holder, masa berlaku kartu kredit dan 3 digit nomor CSC (Card Security Code) yang biasanya terletak di belakang kartu kredit Anda. Nah untuk keamanan Anda dalam bertransaksi menggunakan kartu kredit, saran saya hapuslah ketiga kode CSC tersebut dan dihafalkan atau dicatat pada tempat rahasia anda lainnya. Sangat berbahaya jika ada pihak yang dapat mengetahui seluruh informasi Kartu Kredit Anda, pihak tersebut dapat melakukan pembelanjaan dengan menggunakan kartu Anda tanpa sepengetahuan Anda.

Nah setelah mengetahui fungsi dan kegunaan dari masing-masing alat pembayaran di atas, berikut saya sampaikan bagaimana menggunakan sarana pembayaran tersebut dan mana yang cocok digunakan untuk transaksi ketika rekan-rekan berada di Luar Negeri sehingga dapat menghemat keuangan Anda. Ada empat pertimbangan utama jika menggunakan uang di luar negeri, yaitu biaya komisi, nilai tukar, suku bunga, dan biaya transaksi.
Seluruh alat pembayaran di atas dapat seluruhnya digunakan Lo…
Tetapi pertanyaannya manakah yang jenis pembayaran yang paling tepat dan murah untuk digunakan sebagai sarana pembayaran.
Pertama bawalah seluruh sarana pembayaran tersebut agar kita dapat lebih fleksibel dalam memilih sarana pembayaran yang cucok ketika melakukan transaksi. Bawalah uang tunai secukupnya, perkirakan berapa lama kita akan melakukan travelling dan sesuaikan dengan itenary yang telah teman-teman buat. Uang tunai menurut saya dibutuhkan untuk transaksi-transaksi retail/kecil dan jika membutuhkan pembayaran seketika dimana tidak terdapat sarana ATM, EDC dan infrastruktur lainnya.
Jangan pernah gunakan kartu ATM untuk menarik uang tunai di mesin ATM jika memang uang tunai yang rekan-rekan bawa sudah benar-benar habis. Bawalah uang tunai secukupnya dan simpanlah pada tempat yang berbeda, hal tersebut untuk mencegah hilangnya uang pada salah satu tempat. Jika bepergian dari hotel baiknya bawalah uang tunai secukupnya dan sisakan pada safe deposit box yang tersedia atau tempat tertentu di hotel tempat anda menginap.
Jika memang uang tunai yang teman-teman bawa tidak bersisa, coba prioritaskan dahulu menggunakan kartu kredit dibandingkan jika melakukan penarikan tunai di mesin ATM menggunakan kartu ATM. Jika memang tidak terdapat EDC di tempat rekan-rekan akan melakukan transaksi maka melakukan penarikan tunai di ATM adalah langkah terakhir. Mengapa melakukan penarikan tunai di ATM dihindarkan, hal ini karena faktor ekonomis. Pertimbangan yang cukup masuk akal adalah banyaknya muncul biaya tambahan ketika melakukan penarikan uang tunai di mesin ATM di luar negeri selain selisih kurs yang cukup tinggi sehingga anggaran yang kita keluarkan menjadi lebih banyak. Jika akan melakukan penarikan tunai melalui mesin ATM coba rekan-rekan kalkulasi dahulu kebutuhan sehingga tidak perlu mengambil berulang-ulang uang tunai di mesin ATM.
Namun yang perlu diingat teman-teman ketika menggunakan kartu kredit adalah sebisa mungkin bayarlah secara full amount jumlah tagihan ketika selesai melakukan transaksi menggunakan kartu kredit. Jika tagihan kita tidak langsung dibayar, biasanya kita juga akan terkena suku bunga yang lumayan tinggi untuk pembayaran bulan depannya. Saran saya coba teman-teman sesuaikan waktu dan berapa lama teman-teman akan traveling dan sesuaikan dengan jatuh tempo tagihan. Bayarlah sebelum jatuh tempo. Sebisa mungkin lakukan pembayaran kartu kredit menggunakan sarana Internet Banking sehingga tidak perlu waktu menunggu untuk melakukan pembayaran ketika pulang ke Indonesia. Penggunaan kartu kredit akan lebih menguntungkan jika terdapat promo-promo atau diskon khusus yang ditawarkan oleh toko ketika teman-teman belanja. Tanyakan terlebih dahulu kepada Bank tempat Anda membuka kartu kredit daftar promo-promo di negeri dimana teman-teman akan melakukan perjalanan traveling.
Kartu kredit merupakan salah satu sarana paling umum yang sering digunakan, apalagi jika anda sering bepergian ke luar negeri. Dalam beberapa hal, kartu kredit membuat bepergian ke luar negeri lebih mudah. Dengan kartu kredit di tangan, anda tidak harus berurusan dengan cek perjalanan atau membawa segepok uang tunai untuk sarana pembelanjaan. Berikut adalah beberapa cara untuk menyiapkan kartu plastik ini di dompet anda untuk perjalanan luar negeri.
1.   Batasi jumlah kartu yang dibawa (untuk jenis kartu yang sama, missal ATM, Debit atau Kredit). Bawalah maksimal dua atau tiga kartu saja. Minimal, Anda punya 1 kartu backup dan kartu dengan fasilitas menguntungkan untuk perjalanan luar negeri yang bisa Anda manfaatkan. Pastikan kartu kredit Anda tidak membebankan biaya untuk transaksi luar negeri.
2.   Catat dan simpan informasi kartu kredit Anda ditempat yang aman. Anda bisa menyimpannya di ponsel atau di komputer dan flashdisk. Ini sebagai antisipasi jika kartu kredit Anda hilang atau dicuri. Sehingga Anda bisa segera melaporkannya ke bank Anda.
3.   Beritahu bank penerbit kartu kredit Anda perihal keberangkatan Anda ke luar negeri. Ini untuk menghindari kartu kredit Anda di suspend karena karena adanya transaksi yang tidak biasa dari luar negeri.
4.   Pastikan kartu kredit Anda memiliki Chip. Atau kartu Anda bisa ditolak penggunaannya di luar negeri. Namun saat ini hampir semua kartu kredit di Indonesia telah dilengkapi dengan chip. Negara seperti Selandia Baru, Cina, dan Eropa, termasuk Inggris, Irlandia, Perancis, dan negara-negara lainnya telah memperkenalkan sebuah sistem pembayaran chip dan PIN, sehingga terkadang mereka menolak untuk jenis kartu yang belum menggunakan chip atau masih menggunakan teknologi magnetic strip.
5.   Bawalah kartu yang Anda perlukan. Jika pada hari itu Anda berencana untuk tidak membeli apapun dengan menggunakan kartu kredit, sebaiknya tinggalkan saja kartu di hotel atau tempat aman, brangkas misalnya. Ini untuk menghindari kartu Anda hilang atau dicuri pada saat liburan.
6.   Selalu bawa passport Anda. Jika ternyata kartu Anda belum dilengkapi dengan chip, beberapa merchant masih mau menerima pembayaran dengan kartu ini. Namun biasanya mereka akan meminta Anda untuk menunjukkan paspor.
7.   Simpan semua bon dan bukti transaksi. Simpan semua bukti belanja dan tranksaksi Anda di luar negeri, mulai dari bon restoran, toko oleh-oleh, hingga atraksi hiburan. Cocokanlah bon-bon yang dikeluarkan oleh merchant dengan surat tagihan kartu kredit, ini untuk menghindari transaksi yang tidak Anda lakukan namun menjadi kewajiban Anda untuk membayarnya
Beberapa contact center dan informasi website yang penting bagi Anda
1.   Mencari lokasi ATM di lebih dari 200 negara yang menggunakan jaringan Visa dan Plus
2.   Contact Center Visa jika Anda mendapatkan masalah dengan kartu Anda

Sekian sharing pengamalan dari saya tentang penggunakan media pembayaran yang Pas dan cocok bagi kita yang sedang atau akan melakukan traveling sehingga transaksi yang kita lakukan akan lebih Hemat.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar